Testimoni

Pengalaman Nyata Ibu Andri Astuti Sembuh Dari Infeksi Saluran Kencing (Cystitis) Dengan Perantara Herbal TNO

90Saya sudah mulai mengonsumsi TNO meskipun tidak rutin selama beberapa bulan setelah anak bungsu saya yang terkena Demam Tifoid, terbantu staminanya dengan TNO. Pada bulan puasa yang lalu saya mengalami anyang-anyangan yang sangat menyiksa. Karena bertepatan dengan bulan puasa, tentunya minum menjadi berkurang frekuensinya, apalagi ditambah dengan banyaknya kegiatan di rumah yang menguras tenaga serta banyak keluar keringat. Karena tersiksa dengan keadaan tersebut, akhirnya saya ke dokter dan diberi obat untuk 3 hari. Tetapi setelah 3 hari tidak kunjung sembuh juga.

Setelah obat habis beberapa hari kemudian, saya pergi ke dokter lain untuk meminta second opinion. Dokter kedua juga memberikan obat untuk 5 hari. Tetapi sampai obat habispun, penyakit saya belum juga pergi, bahkan semakin parah. Dari kencing yang sedikit sampai akhirnya hanya menetes dengan rasa nyeri yang teramat sangat dan mengganggu tidur di malam hari karena setiap 1/2 jam harus terbangun untuk pergi kencing. TNO pun masih saya minum dengan dosis 2x15ml – 20ml/hari, terkadang lebih.

Tanpa terasa dari hari ke hari perut ini pun menjadi buncit seperti sedang hamil. Dengan kondisi yang sangat nyeri di perut bagian bawah, saya kembali ke dokter kedua untuk konsultasi. Akhirnya dokter tersebut memberikan pengantar ke seorang Profesor ahli SPOG dan Uroginekologi untuk USG dan kateter untuk menguras kandung kemih. Tapi ternyata sang Professor tersebut tidak berhasil memasang kateter. Setelah diperiksa lagi, dokter mengatakan bahwa sudah tidak ada urin dan muncul diagnosa miom / tumor sebesar kepala bayi, langsung saya stress begitu juga suami.

92Sang Profesor lalu memberikan pengantar ke RSCM sesuai permintaan suami untuk tindakan operasi. Keesokan harinya saya tidak langsung ke rumah sakit karena memikirkan biaya. Akhirnya 2 hari kemudian, pada tanggal 16 Agustus, saya sudah tidak tahan lagi dengan nyeri di perut bagian bawah dan hari itu sudah 24 jam saya tidak merasakan keinginan untuk kencing. Saya pergi ke RSCM, ke bagian kebidanan poli ginekologi tapi karena di surat pengantar menyebutkan miom, saya diminta kebagian ginekolog. Dokter ginekolog pun berusaha memasang kateter tapi tidak bisa juga. Para dokter ginekolog akhirnya meminta bantuan seorang dokter onkologi. Dokter onkologi ini meminta supaya saya di USG terlebih dahulu untuk memastikan apakah betul miom / tumor. Setelah USG diambil kesimpulan itu bukan miom / tumor dan dokter tersebut berusaha memasang kateter dan akhirnya berhasil.

Pertama kali kateter, keluar urin sebanyak 1,6 liter. Setelah itu dipasang kantong kateter dan urin masih keluar terus hampir 1 liter lalu dibuang, dan urin masih terus keluar. Rasa lega menghinggapi diri saya karena ternyata bukan tumor yang diperkirakan sang Profesor. Hari itu saya tidak boleh pulang karena harus dirawat untuk evaluasi selanjutnya.

Selama dirawat saya tidak mengonsumsi TNO. Alhasil saya berlebaran di rumah sakit. Tiga hari setelah lebaran dokter mengijinkan saya pulang karena hasil check urin dan sebagainya sudah bagus. Tetapi karena belum bisa kencing alami saya pulang dengan memakai kateter.

93Seminggu setelah kembali ke rumah, saya mulai konsumsi TNO dengan dosis ringan. Saya berpikir bahwa saya harus mendapatkan nutrisi dan stamina yang baik meskipun pakai kateter. Saat kontrol ke dokter, beliau memberi terapi buka tutup per 4 jam, dan setelah beberapa hari harus kembali ke dokter lagi. Untuk mengetahui apakah saya sudah dapat kencing alami, dilakukan terapi dengan melepas kateter dan dievaluasi 6 jam kemudian. Tapi selama 6 jam tersebut, keinginan kencing ada tapi urin tidak dapat keluar seperti ada yang menyumbat saluran, akhirnya dipasang kateter lagi. Lelah rasanya dan ada rasa putus asa, harus sampai kapan kencing dibantu dengan kateter.

Pada suatu pertemuan kedokteran TNO, saya meminta Bapak Imaduddien untuk konsultasi ke Dr Suwardi tentang penyakit saya dan disarankan minum TNO 3×60 ml/hari dan memperoleh produk TNO secara resmi melalui Perusahaan Resmi TNO. Dengan tetap meminum TNO sesuai anjuran dokter, beberapa terapi saya jalani seperti rontgen BNO IVP, urin lengkap, urin biakan, rehabilitasi medik, dan yang terakhir urodinamik. Di terapi terakhir inilah dokter memberitahukan bahwa hasil urodinamik merujuk untuk dilakukan operasi uretroskopi dan OTIS karena belum dapat kencing mandiri. Saya tentunya tidak menginginkan operasi, selain masalah biaya juga takut efek dari operasi tersebut.

Pada kesempatan acara pertemuan kedokteran TNO saya meminta Bapak Imaduddien untuk kembali konsultasi tentang penyakit saya dengan membawa hasil urodinamik, hasil rontgen BNO IVP, urin lengkap dan urinbiakan. Dengan data-data tersebut Mbak Imelda mengatakan masih banyak bakteri / kuman dan menganjurkan minum TNO 3x60ml. Nah, pada saat mengonsumsi TNO inilah di hari ke-5 terjadi perembesan urin pada selang kateter. Saya senang tapi juga bingung dan bertanya dalam hati apakah mungkin urin bisa merembes padahal pakai kateter? Setelah TNO habis, saya memberanikan diri untuk berkonsultasi langsung dengan dokter, tentunya datang dengan membawa-bawa kateter. Mbak Imelda pun tidak percaya kalau saya sedang sakit.

91Akhimya saya dapat berkonsultasi dengan Dr. Sanusi dengan membawa berkas-berkas hasil terapi, dan dokter pun menyarankan untuk minum TNO 4x60ml / hari. Selama meminum TNO perembesan itu semakin dapat saya rasakan, pada saat botol ke 3 hampir habis, saya memberanikan diri ke RSCM untuk konsultasi dengan dokter sekaligus ganti kateter. Kepada dokter RSCM saya katakan bahwa saya mengonsumsi TNO dan saya juga memperlihatkannya kepada dokter, tetapi para dokter itu tidak percaya bahwa TNO dapat menyebabkan perembesan. Setelah para dokter itu konsultasi dengan sang Profesor, maka saya diharuskan datang keesokan harinya untuk terapi 6 jam.

Keesokan harinya, tanggal 19 Oktober jam 08.00 pagi kateter sudah dilepas dan saya pulang. Setibanya di rumah, sekitar jam 10.00, saya merasakan ingin buang air kecil, langsung saya ke kamar mandi sambil berdoa semoga bisa kencing secara normal dan hasilnya Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT saya sudah dapat kencing secara normal, karena kalau saya belum dapat kencing alami dokter mengultimatum bahwa saya harus operasi tanpa protes.

Siang harinya saya kembali ke RSCM dengan membawa catatan yang diminta dokter. Catatan yang berisi jam berapa kencing dan berapa banyak urin yang keluar. Sebelum diperiksa saya harus kencing terlebih dahulu dan pada saat diperiksa dengan dipasang kateter lagi temyata sisa urin saya hanya 75 ml. Alhamdulillah itu pertanda saya sudah terbebas dari kateter Dokter terheran-heran dan mengatakan semoga TNO nya semakin laku. Tetapi ternyata dokter masih meminta saya untuk datang 3 hari kemudian, dengan membawa catatan lagi dan 3 hari kemudian hasilnya bagus. Alhamdulillah Ya Allah, Kau telah sembuhkan aku melalui TNO.

Harga dan Cara Pesan TNO

Klik

25